Perbandingan SPBU Pertamina vs Shell

September 19, 2008 by yoyon79

Entah sudah ada berapa orang yang nulis tentang perbandingan 2 SPBU ini, tapi saya mencoba untuk berbagi pengalaman saya saja. Perbandingan ini berdasar kenyataan yang saya alami, bukan untuk menjatuhkan image salah satu pihak.

Untuk perbandingan ini saya mengambil SPBU Pertamina PASTI PAS di Jl HR Rasuna Said yang masih baru dengan SPBU Shell yang ada di Mampang.

Well, mari kita mulai :

1. Produk

Saya membeli Super (Rp 8600) dan Premium (6000).

Saya rasa harga dan kualitas produk tidak akan saya bahas di sini karena sangat tidak sebanding (tidak apple to apple). Begitu pula dengan lama antrian tidak bisa dibandingkan karena Premium Pertamina masih menjadi idola banyak orang. Kalau saya membeli Pertamax di Pertamina, waktu antriannya kurang lebih akan sama. So kita lanjut aja ke perbandingan selanjutnya.

2. Kebersihan

Kebersihan relatif sama tapi dengan catatan SPBU Pertamina Rasuna Said masih baru, sedangkan Shell sudah lama.

3. Keramahan pelayan

Untuk point ini, terus terang saya lebih memilih ke Shell. Saya kaget ketika datang lagi ke Shell, si mbak bilang ”hati2 di jalan, apakah sekalian mau beli oli sekalian?”. Perasaan berdasar pengalaman saya di Shell sebelumnya, tidak ada salam seperti ini, biasanya Cuma ”Terima Kasih”. Kemajuan nih.

Salam standar ini juga terjadi di Pasti Pas-nya Pertamina. Ketika saya lihat iklan Pertamina yang ceritanya : ada pelayan yang ramah sedang menawari pembeli yang judes walaupun saat itu sedang bulan puasa. Saya jadi berpikir, kira2 di Pasti Pas mana saya bisa menemukan pelayan Pertamina se-ramah di iklan tersebut. Saya sudah mencoba Pasti Pas TB Simatupang, Pancoran dan Rasuna Said tapi gak ada tuh yang seperti di iklan itu.

4. Layanan

Lagi-lagi saya memilih Shell. Kali ini Shell menang telak!!!

Di Pertamina, ssering terjadi pembulatan receh ke atas. 13.200 dibulatkan ke 13.500. Dan Struk tidak diberikan (kalau tidak diminta). Ini emang persoalan remeh, tapi bukankah ini point besar dalam hal layanan suaatu SPBU?

Di Shell, Struk langsung diberikan baik diminta/tidak. Terus mengenai receh, mereka mempunyai strategi yang jitu, misal harga Super 8600, si pelayan pasti menawarkan dulu ”pak kita bulatin ke 9000 ya?” atau terus terang mengakui ”pak, kita lagi tidak ada receh nih, kita bulatkan ke atas ya?”. Ya emang terjadi ”pemaksaan” tapi gak masalah bagi saya karena ini adalah bukti transparansi.

Ini bukan bentuk promosi lho. Silakan rekan2 membuktikan tulisan saya dengan datang ke SPBU dimaksud. Dan rasakan bedanya. Ditunggu komentarnya ya….

Hukuman Mati

July 24, 2008 by yoyon79

Masalah : Perlukah hukuman mati bagi penjahat?

PRO : Hukuman mati memberikan efek jera

KONTRA : Melanggar HAM

Pendapat : Hukuman mati setuju diterapkan. Walaupun efek jera belum tentu tercapai, tapi paling tidak ini memuaskan rakyat cilik yang terus menerus dirugikan oleh para penjahat (terutama koruptor).

Kisruh PKB

July 24, 2008 by yoyon79

Masalah : perlukah Muhaimin menerima Gus Dur?

PRO : Gusdur itu figur penting PKB

KONTRA : Muhaimin sudah di atas angin

Pendapat : Saya cenderung Muhaimin tidak usah menerima Gus Dur lagi. Karena kalau Gus Dur kembali ke PKB, pasti dia ngotot minta dicalonkan jadi Calon Presiden. Sudahlah kita ganti dengan yang muda-muda saja.

Susah…

July 24, 2008 by yoyon79

Busyet, ternyata menulis itu susah.

Susahnya karena kita harus menulis yang panjang2 (walau tidak ada yang mewajibkan untuk panjang). hehehe. Untuk itu saya akan ubah strategi, daripada panjang tapi jarang mendingan pendek tapi sering.

Setujuh???

Perusahaan Angkutan Bakal Bangkrut

June 16, 2008 by yoyon79

Membaca berita di Kompas ( 15/6/2008 ) yang menyatakan bahwa banyak pengusaha angkutan yang akan bangkrut karena kenaikan BBM. Ada yang punya strategi mengurangi jumlah rit, ada pula yang menaikkan tarif.

Untuk menaikkan tarif pun ada kendalanya. Mikrolet/Metromini yang berencana menaikkan tarif jadi Rp 3000, pasti akan berefek turunnya jumlah penumpang. Hal ini bisa karena penumpang mengurangi jadwal bepergian atau penumpang beralih ke busway/transjakarta karena Cuma selisih 500 rupiah. Tapi katanya tarif transjakarta pun akan naik.

Pandangan saya : Cihuy.

Angkutan mengurangi rit ataupun pengusaha angkutan bangkrut berarti jumlah kendaraan umum yang suka ugal2an di jalan akan berkurang. Semua akan meralih ke transjakarta yang tertib walau saat ini masih uyel-uyelan/berdesakan.

(Tanpa mengurangi rasa prihatin saya kepada wong cilik)

Hello world!

June 16, 2008 by yoyon79

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!